Apa itu kain bukan tenunan?

 

Kain bukan tenunan , juga dikenal sebagai kain bukan tenunan, kapas yang dilubangi jarum, kain bukan tenunan yang dilubangi jarum, dan banyak lagi, adalah kain yang terbuat dari polipropilen, serat komposit, dan serat poliester (poliester), berbeda dengan kain tradisional karena adanya kain bukan tenunan biasanya diproduksi melalui proses seperti spunbonding, peniupan leleh, pengikatan termal, pelubangan jarum, dan hidroentangling, yaitu serat diikat menjadi satu tanpa perlu ditenun atau dirajut.

Hydrophilic Nonwoven Fabric
Hydrophilic Nonwoven Fabric
Hydrophobic Nonwoven Fabric
Hydrophobic Nonwoven Fabric

Proses Produksi Kain Bukan Tenunan

Kain bukan tenunan spunlace adalah jenis kain bukan tenunan khusus yang terbuat dari polipropilen (PP) dan umumnya digunakan dalam produk seperti popok dan pembalut. Beratnya biasanya berkisar antara 10-22 gram per meter persegi (gsm). Berbeda dengan metode tradisional seperti pencairan leleh atau peniupan leleh atau peniupan lelehan. spunbonding, proses produksinya terutama melibatkan penggunaan air dan pancaran air bertekanan tinggi.

Kain bukan tenunan spunlace biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Kain bukan tenunan udara panas diproduksi menggunakan proses udara panas dan biasanya terbuat dari serat komposit polietilen (PE).Biasanya digunakan pada produk seperti popok dan pembalut, dengan berat berkisar antara 18-38 gsm.

Kain bukan tenunan udara panas biasanya menunjukkan karakteristik berikut:

Kain bukan tenunan spunlace disebut juga tekstil spunlace atau kain spunlace, umumnya terbuat dari bahan polyester dan viscose. Merupakan jenis kain bukan tenunan khusus dengan proses produksi yang melibatkan pancaran air bertekanan tinggi. Metode pembuatan ini memberikan kelembutan pada kain bukan tenunan spunlace, kemudahan bernapas, dan daya serap tinggi, menjadikannya pilihan populer dalam berbagai aplikasi.

Kain bukan tenunan spunlace biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Tren dan inovasi masa depan dalam teknologi kain bukan tenunan meliputi:

  1. Keberlanjutan dan Kepedulian terhadap Lingkungan : Manufaktur kain bukan tenunan di masa depan akan lebih fokus pada keberlanjutan, termasuk penggunaan bahan-bahan yang dapat terbiodegradasi, mengurangi dampak lingkungan dari pengolahan limbah dan bahan kimia, dan menerapkan metode manufaktur ramah lingkungan.

  2. Kain Bukan Tenunan Berkinerja Tinggi : Seiring kemajuan teknologi, kain bukan tenunan masa depan akan menekankan kinerja. Hal ini mungkin melibatkan inovasi di berbagai bidang seperti peningkatan daya serap, kedap air, sifat antimikroba, kemampuan antivirus, dan kinerja filtrasi.

  3. Integrasi dengan Elektronik : Tren integrasi kain bukan tenunan dengan teknologi elektronik untuk menciptakan tekstil cerdas akan terus berkembang. Hal ini dapat diterapkan di berbagai bidang seperti perawatan kesehatan, olahraga, teknologi yang dapat dikenakan, dan rumah pintar.

  4. Nanoteknologi : Nanoteknologi akan digunakan untuk meningkatkan kinerja kain bukan tenunan. Dengan menggunakan serat nano, lapisan nano, dan partikel nano, tingkat kinerja yang lebih tinggi seperti kedap air super dan daya serap super dapat dicapai.

  5. Pencetakan 3D dan Manufaktur Kustom : Teknologi pencetakan 3D akan digunakan untuk pembuatan kain bukan tenunan, memungkinkan pembuatan produk yang dipersonalisasi berdasarkan kebutuhan individu.

  6. Aplikasi Perawatan Kesehatan : Kain bukan tenunan akan terus digunakan dalam sektor kesehatan, termasuk kain bukan tenunan medis tingkat lanjut, kain bukan tenunan pelepas obat, dan tekstil medis pintar.

  7. Regenerasi Serat dan Ekonomi Sirkular : Mengembangkan teknik regenerasi serat untuk memulihkan bahan dari kain bukan tenunan yang dibuang akan mendorong ekonomi sirkular dan mengurangi limbah sumber daya.

  8. Manufaktur Cerdas : Meningkatkan manufaktur kain bukan tenunan dan kontrol kualitas melalui otomatisasi dan teknologi pembelajaran mesin untuk meningkatkan efisiensi produksi.